1.
Pengertian
Model pembelajaran Talking Stik adalah suatu model
pembelajaran kelompok dengan bantuan tongkat, kelompok yang memegang tongkat
terlebih dahulu wajib menjawab pertanyaan dari pendidik setelah peserta didik
mempelajari materi pokoknya, selanjutnya kegiatan tersebut diulang
terus-menerus sampai semua kelompok mendapat giliran untuk menjawab pertanyaan
dari pendidik.
Menurut Suprijono (2011) Talking Stick adalah metode
pembelajaran dengan bantuan tongkat, siapa yang memegang tongkat wajib menjawab
pertanyaan pendidik setelah mempelajari materi pokoknya. Tujuan dari metode ini
adalah untuk meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan proses belajar
mengajar sehingga diharapkan mampu membawa peserta didik untuk berpikir kritis,
kreatif dan mempunyai keterampilan memecahkan masalah.
2.
Langkah-Langkah Pembelajaran
Razakadam (2008) memaparkan bahwa langkah-langkah
pembelajaran Talking Stick adalah:
a.
Pendidik membagi kelompok
b.
Pendidik menyiapkan sebuah tongkat yang
panjangnya 20 cm.
c.
Pendidik menyampaikan materi pokok yang akan
dipelajari, kemudian memberikan kesempatan para kelompok untuk membaca dan
mempelajari materi pelajaran.
d.
Peserta didik berdiskusi membahas masalah yang
terdapat di dalam wacana.
e.
Setelah kelompok selesai membaca materi
pelajaran dan mempelajari isinya, pendidik mempersilahkan anggota kelompok
untuk menutup isi bacaan.
f.
Pendidik mengambil tongkat dan memberikan kepada
salah satu anggota kelompok, setelah itu pendidik memberi pertanyaan dan
anggota kelompok yang memegang tongkat tersebut harus menjawabnya, demikian
seterusnya sampai sebagian besar peserta didik mendapat bagian untuk menjawab
setiap pertanyaan dari pendidik.
g.
Peserta didik lain boleh membantu menjawab
pertanyaan jika anggota kelompoknya tidak bisa menjawab pertanyaan.
h.
Pendidik memberikan kesimpulan.
i.
Pendidik melakukan evaluasi/penilaian, baik
secara kelompok maupun individu.
j.
Pendidik menutup pembelajaran.
No comments:
New comments are not allowed.