RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
| Satuan Pendidikan | : | Sekolah Dasar Negeri Parakanmuncang 01 |
| Mata Pelajaran | : | Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) |
| Kelas/ Semester | : | V/1 |
| Alokasi Waktu | | 2 x 35 menit |
| Standar Kompetensi | : | 2. Menghargai peranan tokoh pejuang dan masyarakat dalam mempersiapkan dan mempertahankaan kemerdekaan Indonesia |
| Kompetensi Dasar | : | 2.1 Mendeskripsikan perjuangan para tokoh pejuang pada masa penjajahan Belanda dan Jepang |
| Indikator | : | 2.1.1 Menceritakan perjuangan melawan penjajahan Belanda |
| A. Tujuan Pembelajaran | : | Setelah pembelajaran selesai siswa dapat: § Menceritakan tokoh-tokoh yang berjuang melawan penjajah Belanda dengan benar. |
| B. Materi, Metode, Media | : | Materi : Terlampir Metode : Diskusi, tanya jawab, cemarah, bermain Puzzle Media : Puzzle |
C. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pembelajaran Awal (15 Menit)
a. Siswa bersiap untuk belajar dengan cara berdo’a dan memberikan salam terhadap guru;
b. Siswa membersihkan tempat duduk mereka masing-masing dengan cara melihat sampah yang ada di meja dan di bawah kursi mereka;
c. Guru mengecek kehadiran siswa;
d. Guru menyampaikan tujuan yang hendak dicapai pada pembelajaran hari ini;
e. Apersepsi dengan cara guru memeriksa tugas yang diberikan pada siswa pada pertemuan sebelumnya;
f. Setiap siswa memberikan pendapat mengenai tugas yang mereka kerjakan masing-masing
2. Pembelajaran Inti (40 Menit)
a. Eksplorasi
1) Siswa diberikan sebuah gulungan kecil yang isinya merupakan nama tokoh perjuangan pada masa penjajahan Belanda;
2) Setelah setiap siswa mendapat gulungan maka tiap orang yang mendapat nama tokoh yang sama bergabung menjadi satu kelompok;
3) Kelompok tersebut mempunyai nama sesuai dengan nama tokoh tersebut;
4) Setiap kelompok untuk mendiskusikan mengenai perjuangan tokoh dari nama kelompok tersebut dan menyampaikan pendapat mengenai hasil diskusinya;
b. Elaborasi
1) Setelah semua kelompok menyampaikan hasilnya setiap kelompok mendapatkan 1 set media puzzle yang harus mereka selesaikan;
2) Pelaksanaan permainan ini dipandu oleh guru sehingga harus dimulai secara bersamaan;
3) Kelompok yang berhasil menyelesaikan permainan ini terlebih dahulu maka akan mendapatkan sebuah reward yang berbentuk senyuman;
4) Setiap kelompok yang menyelesaikan terlebih dahulu membuat rangkuman mengenai materi yang terdapat pada Puzzle tersebut yang pada akhir pembelajaran akan dikumpulkan;
5) Kelompok yang sudah menyelesaikan satu puzzle menukarkannya dengan kelompok lain sampai setiap kelompok menyelesaikan 10 puzzle yang berbeda dan mendapatkan materi tentang 10 tokoh perjuangan.
c. Konfirmasi (15 Menit)
1) Setiap kelompok mempresentasikan hasil permainan puzzle mengenai tokoh perjuangan pada masa penjajahan belanda berdasarkan nama tokoh kelompok
2) Kelompok yang hasil presentasinya paling bagus akan mendapatkan reward
3) Kelompok yang mendapatkan reward yang paling banyak akan dituliskan di papan juara
3. Pembelajaran Akhir (15 Menit)
a. Siswa menjawab lembar evaluasi yang telah dibagikan oleh guru dan jawaban tersebut harus dijawab oleh masing-masing siswa tanpa berdiskusi kelompok;
b. Siswa menyimpulkan pembelajaran dipandu oleh guru;
c. Guru menugaskan kelompok juara untuk menjadi kelompok drama yang akan ditampilkan pertemuan selanjutnya
d. Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan salam.
D. Evaluasi
1. Jenis Evaluasi
Tes
2. Bentuk Evaluasi
Tes : Essay
3. Instrumen Evaluasi
Jawablah Pertanyaan berikut ini dengan benar
| No | Nama Tokoh | Tempat & Tahun Perjuangan | Perjuangan |
| 1 | Sultan Agung Hanyakrakusuma | | |
| 2 | Sultan Ageng Tirtayasa | | |
| 3 | Sultan Hasanudin | | |
| 4 | Pattimura | | |
| 5 | Imam Bonjol | | |
| 6 | Diponegoro | | |
| 7 | Pangeran Antasari | | |
| 8 | Sisingamangaraja XII | | |
| 9 | Teuku Umar | | |
| 10 | Cut Nyak Dien | | |
Kuci Jawaban
| No | Nama Tokoh | Tempat Perjuangan (Skor 1) | Perjuangan (Skor 2) |
| 1 | Sultan Agung Hanyakrakusuma | Mataram | Mataram menyerang ke Batavia yang dikuasai Belanda selama dua kali |
| 2 | Sultan Ageng Tirtayasa | Banten | Kemudian mengadakan perusakan perkebunan tebu milik Belanda di Ciangke. Menghadapi gerakan tersebut, membuat Belanda kewalahan. |
| 3 | Sultan Hasanudin | Makasar | Keberanian Sultan Hasanudin dalam memimpin pasukan Kerajaan Makasar mengakibatkan kedudukan Belanda semakin terdesak |
| 4 | Pattimura | Maluku | Pada tanggal 16 Mei 1817 Rakyat Maluku di bawah pimpinan Pattimura (Thomas Matulesi) mengadakan penyerbuan ke pos Belanda dan berhasil merebut benteng Duurstede |
| 5 | Imam Bonjol | Sumatra Barat | Rakyat Minangkabau bersatu melawan Belanda. Terjadi pada tahun 1830– 1837. |
| 6 | Diponegoro | Yogyakarta | Melihat penderitaan rakyat, hatinya tergerak untuk memperjuangkannya. Perlawanan Diponegoro pemicu utamanya adalah pemasangan tiang pancang membuat jalan menuju Magelang |
| 7 | Pangeran Antasari | Banjarmasin | Perlawanan tersebut terkenal dengan Perang Banjar, berlangsung dari tahun 1859–1863. |
| 8 | Sisingamangaraja XII | Tapanuli | Sisingamangaraja lahir di Baakara, Tapanuli pada 1849 dan menjadi raja pada tahun 1867. Saat bertahta, ia sangat menentang penjajah dan melakukan perlawanan, akibatnya ia dikejar-kejar oleh penjajah. |
| 9 | Teuku Umar | Aceh | Teuku Umar dan Cut Nyak Dien adalah merupakan pahlawan dari Aceh. Mereka berdua mengadakan perlawanan di Aceh Barat. Dalam perlawanannya mereka menyerang pos-pos pertahanan Belanda |
| 10 | Cut Nyak Dien | Aceh | Teuku Umar dan Cut Nyak Dien adalah merupakan pahlawan dari Aceh. Mereka berdua mengadakan perlawanan di Aceh Barat. Dalam perlawanannya mereka menyerang pos-pos pertahanan Belanda |
Skor Ideal = 30
Nilai = 
E. Sumber Pembelajaran
Endang S, Linda s. IPS untuk SD/MI Kelas 5 Hal 133-153: Pusat perbukuan Depdiknas
Siti Syamsiah, dkk. IPS untuk SD/MI Kelas 5 Hal 72-82: Pusat perbukuan Depdiknas
Reni Y, Ade M. IPS untuk SD/MI Kelas 5 Hal 99-121: Pusat perbukuan Depdiknas
| Mengetahui Kepala SDN Parakanmuncang 01 A. Dedi Kuswara, S.Pd NIP. 19590608 197803 1 001 | Nanggung, Guru Kelas V Jejen Muhidin, S.Pd NIP. 19890608 201211 1 002 |
No comments:
Post a Comment